Kapten I Wayan Dipta, mungkin orang-orang akan langsung berpikir nama tersebut adalah nama stadion markas dari klub sepak bola Bali United. Stadion yang berada di Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar ini diresmikan oleh mantan Bupati Gianyar yaitu Cokorda Gede Budi Suryawan pada tahun 2003 silam. Saat itu stadion ini adalah markas dari klub sepak bola kebanggaan Kabupaten Gianyar yaitu Persegi Gianyar. Dan juga sempat digunakan oleh klub sepak bola Bali Devata yang berlaga di Liga Primer Indonesia pada tahun 2011. Sampai sekarang jika kita searching di internet pun yang akan keluar jika mengetik nama Kapten I Wayan Dipta yang keluar adalah stadionnya. Maka, siapakah Kapten I Wayan Dipta?
Kapten I Wayan Dipta adalah salah
satu dari ribuan pahlawan asal Bali. Yang ikut berjuang pasca kemerdekaan
Republik Indonesia. Beliau dikenal dalam perang revolusi fisik di Bali dimana
beliau berasal dari Banjar Teges Gianyar. Beliau juga merupakan Komandan Pemuda
Republik Indonesia (PRI) Kabupaten Gianyar. Namun beliau gugur disaat usia
masih sangat muda yaitu umur 20 tahun.
Pada saat revolusi fisik pasca
kemerdekaan Negara Republik Indonesia, Kapten I Wayan Dipta selaku komandan PRI
Kabupaten Gianyar ikut bergabung dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang
dipimpin oleh I Gusti Ngurah Rai. Beliau ikut bergerilya mempertahan
kemerdekaan Republik Indonesia yang dipecah belah oleh penjajah yaitu Belanda.
Beliau juga berani menentang Raja Gianyar saat itu yang lebih condong ke pihak
Belanda dan Jepang. Kematian beliau sangatlah amat tragis, beliau menerima
penyiksaan-penyiksaan dan penembakan pada saat berumur 20 tahun. Namun saat
ajal beliau tiba, beliau sempat memberi ancaman kepada Raja Gianyar. Beliau
berkata jika beliau memang bersalah atas kejadian saat itu, maka beliau akan
menerima kematiannya. Namun jika perbuatan beliau terbukti benar, maka beliau
akan merebut tahta Kerajaan Gianyar dari alam sana. Begitulah perjuangan beliau
sampai nama beliau dijadikan nama stadion kebanggaan masyarakat Gianyar pada
tahun 2003 oleh Bupati saat itu yaitu Cokorda Gede Budi Suryawan.
Namun tidak Cuma itu, di tahun
2021 telah mulai dibangun taman dengan patung beliau yang terletak di sebelah
selatan simpang traffic light antara Jalan Udayana dengan Jalan Bypass Dharma
Giri, Blahbatuh, Gianyar. Letak patung dan taman ini sangatlah amat strategis
karena letaknya hanya sekitar 100 meter dari Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Seolah-olah jika kita datang ke stadion nanti, kita akan disambut dulu oleh
Patung Kapten I Wayan Dipta ini sebelum masuk stadionnya. Pasti akan lebih
memberi semangat nanti saat team kebanggaan pulau dewata yaitu Bali United
nanti saat bertanding. Taman dan patung ini sudah selesai dibangun awal tahun
2022. Tampak betapa gagahnya paras dan perawakan beliau.
Sekian yang mungkin bisa saya
sampaikan tentang Pahlawan Kapten I Wayan Dipta, semoga nama beliau tidak hanya
dikenang karena nama stadion, namun juga karena kisah kepahlawanan beliau dulu
saat memperjuangkan kemerdekaan. Sejarah beliau ini saya baca dari sebuah
artikel dari laman https://potensibadung.pikiran-rakyat.com/olahraga/pr-1622657857/mengenal-kapten-i-wayan-dipta-gugur-pada-usia-muda-dan-harum-sebagai-home-base-bali-united, dimana artikel tersebut
juga berasal dari buku yang berjudul Pahlawan Wayan Dipta. Jika ada kekurangan
atau koreksi dari yang saya sampaikan, mohon komentar dikolom komentar ya.
Terima Kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar